Top
    bdkmakassar@kemenag.go.id
0811413033
Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI membuka DJJ Revolusi Mental

Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI membuka DJJ Revolusi Mental

Sabtu, 18 Juli 2020
Kategori : Berita
628 kali dibaca

BDK Makassar (Online) - Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar kembali menyelenggarakan Diklat Jarak Jauh (DJJ). Diklat daring kali ini adalah DJJ Revolusi Mental bagi Guru Madrasah Angkatan III yang merupakan DJJ Program Unggulan Seksi Diklat Tenaga Administrasi. DJJ Revolusi Mental dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kepegawaian, Dr. H. Saefuddin, M.Ed melalui zoom video conference (Jum'at, 17/07/2020)

Hadir dalam acara pembukaan Kepala BDK Makassar, Juhrah, M.AP, Fungsional Widyaiswara Tenaga Administrasi, Kasi Diklat Tenaga Administrasi, Drs. Ilham, M.Si, dan Panitia Pelaksana Kegiatan DJJ yang mengikuti kegiatan Pembukaan secara daring di Aula Baruga Syekh Yusuf BDK Makassar. Semua yang hadir di Aula tetap memperhatikan protokol pencegahan dan penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak dan memakai masker.

Kepala BDK Makassar, Juhrah, M.AP dalam laporannya menyatakan bahwa DJJ Revolusi Mental ditujukan bagi Guru Madrasah dengan tujuan terwujudnya semangat Revolusi Mental bagi Pendidik, yaitu semangat integritas, kerja keras, dan gotong royong. Hal tersebut menurut Juhrah diharapkan muncul dalam diri Guru Madrasah sehingga semangat Revolusi mental bisa di sebarkan kepada guru-guru lainnya/teman sejawat dan imbasnya kepada peserta didiknya yang akan menjadi penerus generasi yang akan datang. Juhrah juga menginformasikan bahwa BDK Makassar telah memiliki BDK Makassar Learning Center (BLC) yang merupakan situs web Diklat Jarak Jauh sehingga memudahkan dalam penyelenggaraan Diklat Jarak Jauh di tengah Pandemi Covid-19.

 

Kepala Biro kepegawaian dalam arahannya mengharapkan agar Guru Madrasah bisa menyeimbangkan tiga hal, yaitu literasi keindonesiaan, literasi keIslaman dan literasi kemoderenan. Para guru diharapkan dapat mentransformasi ketiga hal tersebut kepada peserta didiknya. Saefuddin juga berharap peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi bukan hanya menjadi penduduk di daerahnya saja melainkan menjadi citizen of Indonesia yang berkualitas bahkan menjadi warga dunia yang diakui prestasinya. Kabiro mencontohkan bagaimana Habibi sebagai Putra Sulawesi diakui dunia karena prestasinya, sehingga kualitas guru yang inspiratif, kreatif, dan profesional sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi-generasi yang bisa seperti Habibi. Di akhir arahannya Kabiro meminta guru untuk merubah mindset (pola pikir) tentang peserta didik dan pembelajaran. Saefuddin menyatakan bahwa tidak ada murid yang bodoh, tetapi semua murid punya potensi yang harus dikembangkan dan itu menjadi tugas bagi guru untuk dapat membantu mengembangkan potensipeserta didiknya.

Kepala Seksi Diklat Tenaga Administrasi BDK Makassar, Drs. Ilham, M.Si menjadi moderator pada pembukaan DJJ kali ini. Saat dimintai keterangan oleh Pengelola Website, Suharti, M.Si berkaitan dengan penyelenggaraan DJJ Revolusi mental menyatakan bahwa Diklat Jarak Jauh Revolusi Mental Bagi Guru Madrasah Angkatan 1II akan berlangsung mulai tanggal 17 s.d 30 Juli 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Diklat Jarak Jauh Revolusi Mental Bagi Guru Madrasah akan tetap dijadwalkan pada tahun 2020 baik dengan model pembelajaran jarak jauh atau model pembelajaran/ Diklat di wilayah kerja. Ilham menambahkan bahwa Calon Peserta yang memenuhi kualifikasi namun belum ikut pada tiga  angkatan ini akan diprioritaskan menjadi peserta pada DJJ Revolusi Mental selanjutnya.(Etti)


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP